
10 Prosedur LOTOTO yang Tidak Boleh Diabaikan Saat Melakukan Perbaikan dan Perawatan Peralatan Produksi
Saat ini LOTOTO dianggap sebagai salah satu cara paling aman untuk mengisolasi peralatan/mesin sebelum pekerjaan perawatan dan perbaikan dilakukan.
Peralatan/mesin harus bebas dari energi berbahaya (de-energization) pada saat dilaksanakan perawatan atau perbaikan dan LOTOTO digunakan untuk memastikan tidak ada yang menyalakan peralatan/mesin tersebut selama masih terpasang label (tag) pada peralatan/mesin.
Sumber energi mencakup listrik, mekanik, hidrolik, pneumatik, kimia, radiasi, dan termal pada peralatan/mesin yang perlu dilakukan LOTOTO saat diperbaiki atau dalam perawatan. Bagaimana prosedur melaksanakan LOTOTO yang benar? Simak langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Persiapan
Lakukan persiapan untuk mematikan mesin atau peralatan dan memutuskan sambungan. Persiapan ini meliputi:
2. Pemberitahuan
Pemberitahuan yang jelas harus dikirim ke setiap supervisor area dan/atau pihak-pihak yang terkait di mana prosedur LOTOTO akan diterapkan. Pemberitahuan ini dilakukan oleh authorized employee (Penanggungjawab Kerja).
Pihak-pihak yang harus diberitahu:
3. Matikan
Peralatan, mesin, atau proses harus diputuskan aliran listriknya atau dimatikan (shutdown) dengan menggunakan prosedur pengontrolan energi berbahaya yang telah ditetapkan. Pastikan semua peralatan/mesin yang terlibat bebas dari energi berbahaya dan siap untuk diisolasi.
4. Isolasi
Lakukan isolasi pada sumber energi, titik isolasi pada peralatan harus diidentifikasi dan dipasang perangkat pengunci yang sesuai. Pastikan perangkat penguncian sudah tepat untuk memutus sumber energi, semua energi yang tersimpan, sisa atau potensial harus dibuang, diputuskan, ditahan atau dikendalikan.
5. Mulai penguncian
Perangkat penguncian sekarang harus diterapkan untuk mengisolasi peralatan/mesin sepenuhnya. Perangkat yang digunakan sebagai bagian dari prosedur LOTOTO, seperti gembok pengaman dan tanda pengenal harus unik untuk personel yang berwenang menerapkannya dan tidak digunakan untuk aktivitas di area kerja lain. Perangkat penguncian harus disimpan di dalam box khusus untuk memastikan perangkat tersebut tetap aman.
6. Memasang tag
Setelah perangkat penguncian telah dipasang dengan aman, masing-masing peralatan/mesin harus ditandai dengan hati-hati. Safety tag biasanya berisi tulisan “DANGER-Do Not Operate”, nama pekerja yang melakukan LOTO, keterangan kapan peralatan tersebut dikunci, dan informasi lain seperti detail kontak.
Tag ini harus tahan lama dan secara aman diikat ke peralatan yang dikunci agar tidak lepas serta tetap terbaca dalam semua kondisi cuaca. Warna tag juga dibuat berbeda untuk memudahkan pekerja memahami tingkat bahaya yang ada.
Dalam hal ini, pelatihan mencakup tag dan penggunaannya, penggunaan alat lockout dan pemilihan tag yang benar untuk mesin atau peralatan harus diberikan kepada semua pekerja yang melaksanakan pemasangan LOTO.
7. Nol energi
Pastikan bahwa setiap energi berbahaya yang tersimpan sudah dibuang, diputuskan, ditahan atau dikendalikan. Jika energi berbahaya masih muncul dengan sendirinya atau secara tidak sengaja maka pengendalian yang lebih ketat harus dilakukan untuk mencegah gerakan tidak terduga selama pekerjaan perbaikan atau perawatan.
Nol energi adalah suatu kondisi yang dicapai melalui pemasangan LOTOTO di mana semua kemungkinan langkah telah diambil untuk mencegah penumpukan atau pelepasan energi berbahaya dengan menghilangkan semua kemungkinan sumber sebelum pekerjaan perbaikan atau perawatan dilakukan (termasuk pengecekan saat pekerjaan sedang dilaksanakan).
8. Uji Coba
Ini merupakan fase uji coba yang melibatkan upaya menghidupkan kembali peralatan, sebelum peralatan/mesin dilakukan perawatan atau perbaikan. Langkah ini adalah pemeriksaan bahwa semua perangkat LOTO sudah dipasang dengan benar dan efektif.
Jika peralatan memiliki lebih dari satu sumber energi, penting untuk memeriksa secara menyeluruh dan memastikan masing-masing sumber energi tersebut telah diisolasi dengan aman terutama berlaku untuk peralatan/mesin yang dapat beroperasi secara otomatis menggunakan pengatur waktu atau sensor karena energi bisa terlepas secara tidak terduga.
Setelah semua peralatan/mesin telah diisolasi dengan aman dan tidak dapat dihidupkan ulang, kontrol harus dimatikan kembali, izin kerja dapat ditandatangani dan pekerjaan perbaikan atau perawatan dapat dimulai namun jika peralatan dapat dihidupkan ulang (restart) atau terdapat kesalahan maka laporan lengkap mengenai hal ini harus dilakukan. Penyelidikan terhadap masalah-masalah yang terjadi perlu dilakukan.
9. Penyelesaian
Selama pekerjaan perbaikan atau perawatan dilakukan, pastikan Anda melakukan pengamatan lanjutan. Jika terdapat kesalahan, gerakan energi yang tersimpan dan/atau isolasi tidak memadai, harap perhatikan:
10. Hidupkan kembali sumber energi
Setelah pekerjaan selesai dilakukan, hidupkan kembali sumber energi. Ketika sumber energi dihidupkan kembali, pastikan prosedur dilakukan dengan benar dengan memerhatikan hal-hal berikut ini:
PERIKSA
Periksa peralatan/mesin untuk memastikan bahwa:
BERITAHU
INGAT
Terbukti sebagai salah satu prosedur paling efektif untuk memastikan keselamatan pekerja, prosedur LOTOTO adalah metode menyeluruh yang digunakan untuk mengisolasi peralatan/mesin dengan aman. Dengan menerapkan prosedur ini, kemungkinan cedera yang tidak disengaja atau bahkan kematian yang terjadi selama pekerjaan perbaikan atau perawatan pada peralatan/mesin dapat diminimalkan.
Semoga bermanfaat. Salam safety…
ZO
Sumber artikel : https://safetysignindonesia.id/cegah-kecelakaan-ini-10-prosedur-lototo-yang-tidak-boleh-anda-abaikan
Bulan Peringatan Kesehatan Mata di Tempat KerjaKamis, 27 Mar 2025, 11:35:01 WIB, Dibaca : 1408 Kali |
Selasa, 24 Okt 2023, 14:48:43 WIB, Dibaca : 27620 Kali |
Hari Kesehatan Mental Sedunia - 10 Oktober 2023Rabu, 11 Okt 2023, 07:48:05 WIB, Dibaca : 7967 Kali |